Wednesday, 23 January 2013

MY DREAM



UNTUK IMPIANKU

Semua orang pasti mempunyai mimpi atau impian dalam hidupnya. Bahkan aku mempunyai impian yang aneh mungkin.  Aku  ingin bisa pergi ke Jepang dan aku igin sekali melihat bunga sakura lalu memetiknya, menikmati keindahannya dan duduk di bawah pohon sakura sambil merasakan suasana yang berbeda di Jepang. Aku sangat suka karakter bunga sakura yang berwarna pink dan sangat cantik dan tak tau mengapa dapat membuatku sangat kagum setiap aku melihatnya di Televisi atau pun pada buku-buku tertentu. Sungguh indah segala yang diciptakan-Nya di dunia ini dan tak sia-sia. Demi mewujukan impian itu aku akan bersungguh-sungguh belajar di SMA ini dan tentunya agar bisa mendapat beasiswa  kesana saat di Universitas atau setidaknya dapat bekerja setelah lulus wisuda nanti dan akan mengumpulkan uang dengan usahaku sendiri agar bisa ke Jepang bersama orang yang ku sayang (My Family and My Special Person In My Heart).
Untuk impianku yang tak tau akan terwujud atau tidak. Aku mohon terbanglah setinggi mungkin dan sampaikan kepada Tuhan tentang semua ini. Aku yakin apabila kita berusaha untuk mengubah nasib kita Allah juga akan membantu mengubah nasib kita. Yakinlah bahwa tak ada yang tidak mungkin di dunia ini “NOTHING IMPOSSIBLE” asalkan kita mau berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan setelah itu serahkan semua kepada Allah dan bertawakalah.
Percaya dan terus percayalah bahwa selalu ada jalan jika kita mau berusaha.

MY STORY






ANDAIKAN SAJA WAKTU BISA DI PUTAR

Seharusnya aku tak terlalu berharap berlebihan terhadap semua ini. Mengapa harus ada sebuah kata perpisahan di kehidupan di dunia ini ? Mengapa harus ada semua itu ? Aku tak pernah berpikir sebelumnya jika akan seperti ini jadinya. Apa yang telah terjadi sebenarnya, aku tak pernah tau. Sampai sekarang saja aku masih tak mengerti apa makna semua peristiwa yang terjadi dalam hidupku saat ini..

Semua peristiwa ini di mulai saat aku mulai mengenalmu di bangku SMP dulu. Semua berlalu begitu saja tanpa sebuah kenangan yang berarti. Hingga suatu saat kita berada di satu kelompok musikalisasi puisi saat kelas 9A. Menyenangkan sih memang menyenangkan tapi selama musikalisasi puisi berlangsung aku tak dapat berkonsentrasi dengan baik selama berada di dekatmu. Jantung terasa berdebar-debar, dan perasaanku pun tak karuan. Momen itu mungkin menjadi salah satu kenangan yang pernah terjadi dulu. Momen berikutnya adalah ketika kita bersama dalam satu bus pariwisata. Awalnya aku ingin memilih bus dua untuk menjadi teman perjalananku nanti akan tetapi disana ada orang yang tak ku suka. Dan akhirnya aku memutuskan untuk memilih bus empat. Tanpa sempat ku duga ternyata kamu juga berada di bus empat. Kebetulan atau memang apa ya ? 

Aku duduk di kursi ketiga paling depan sedangkan kamu duduk di kursi paling belakang. Ku tengak -tengok kamu dari depan tanpa kamu sadari itu. Aku merasa apa yang terjadi saat itu adalah hal terindah yang pernah ku alami ? Beberapa kali aku terpergok melihatmu dan aku langsung mengalihkan perhatian (supaya tidak ketahuan). Acara pariwisata di Bali terasa menyenangkan dan akan selalu ku kenang. Setelah peristiwa di Bali itu aku bercerita kepada teman-temanku apa yang kurasakan selama ini dan akhirnya hampir satu kelas pun tau jika aku suka padanya.

Tak terasa hari perpisahan alias hari wasanawarsa pun berlangsung. Walaupun aku tak dapat menduduki rangking sepuluh besar yang biasanya aku dapat setiap ada tes dan tryout (bukannya sombong tapi memang benar begitu), tapi aku cukup bahagia saat ternyata dia masuk sepuluh besar dan selanjutnya dia maju ke panggung dan akupun malah menangisi ketidaksanggupanku dalam mendapat rangking sedangkan dia mendapat rangking. Setelah hari wasana warsa aku jarang melihatnya karena memang semua siswa sibuk memilih sekolah yang akan menjadi pendidikan yang selanjutnya di bangku SMA.
Terakhir aku berbicara dengannya adalah melalui sms saat dia ulang tahun yang ke 15. Aku mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya di tanggal 30 Juli 2012 dan ternyata sms ku di balas olehnya dengan cukup mengucapkan “Oh iya, makasih ya” . Begitu akhir pembicaraanku dengannya dan sampai sekarang aku tak pernah berbicara kepadanya walaupun lewat sms.

Andaikan saja waktu bisa diputar kembali aku ingin mengembalikan waktu di saat aku bersama dengannya . Dan aku yakin itu tak akan pernah terjadi karena waktu akan terus berjalan dan akhirnya aku agak sedikit bisa melupakanmu dan bertemu seseorang disini sekarang.        

Aku tak akan melupakan kata-kata ini “FG-21” yang kubuat untuk ku dan untuknya. Kata-kata yang bermakna bagi ku dan mungkin baginya pula (mungkin).
Dan sekarang aku yakin bahwa waktu akan mempertemukan ku dengannya lagi jika memang kami berjodoh. Atau jika tidak  aku yakin Allah akan mengatur waktu supaya mempertemukanku kepada orang yang tepat.

What was I thinking ?

Dunia Itu Sempit 

Dunia itu sempit ? Itulah yang sedang ku pikirkan sekarang. Mungkin aku memang setuju dengan istilah itu setelah aku menyukai seseorang. Selalu saja aku mengaitkan hal itu setiap aku bertemu dengannya. Bukan satu atau dua kali saja aku bertemu bahkan terkadang tiga jam aku bertemu sampai empat kali. Entah apa yang ku pikirkan saat itu. Akan tetapi aku tak tau apa yang kurasakan setiap aku bertemu dengannya, selalu saja disaat tak kebetulan. Pernah di saat pergi ke kantin, saat pulang dari kantin, saat les, saat mau ke kelas temanku dan di tempat yang tak kebetulan lainnya.Aku berharap ini adalah tanda bahwa Allah SWT ingin mempertemukanku dengannya.

Aku akan bercerita sedikit tentangnya.

Awalnya akau menyukainya karena dia itu mirip sekali dengan orang yang aku kagumi saat aku duduk di bangku SMP. Entah mengapa saat waktu terus berlanjut aku semakin lama semakin akrab dengannya.Cara apa yang di pakai Tuhan untuk mempertamukan aku dengannya ? Aku bertemu dengan orang yang mirip sifatnya dengan MR.F ku. Awalnya memang aku tak begitu menyadari semua ini. Hingga suatu saat aku mulai rindu padanya, mulai semakin dekat, dan tentunya mulai merasakan apa yang kurasakan saat ini.

Aku tersadar dalam apa yang kupikirkan tadi mungkin hanya kebetulan saja. Mana mungkin hanya dengan begitu saja aku tau apa yang dirasakannya kepadaku. Aku terlalu mengada-ada. Mana mungkin orang yang jelas-jelas belum aku pahami seluruh isi hatinya itu juga menyukaiku. Bercanda apa main-main sih aku ini. Aku saja masih ragu kan apa yang kurasakan saat ini. Aku masih bingung apakah aku itu lebih menyukainya atau kah aku lebih menyukai MR.F. Aku berusaha mencari dan mencari lagi apa jawaban dari semua tadi. Dan akhirnya aku menemukan jawabannya. Aku lebih menyukai MR.F yang sudah aku suka lebih dari setahun ini. Aku tak tau mengapa aku lebih menyukai MR.F dari pada dia ? Mungkin karena aku menyukainya karena dia mirip dengan MR.F. 

Dan akhirnya aku menyadari apa yang ku pikir sebelumnya itu salah. Jelas-jelas jika MR.F tidak mungkin suka padaku setelah perpisahan selama kurang lebih hampir 7 bulan ini, setelah wasanawarsa dulu.
Dan karena itu mulai sekarang aku akan membuka hatiku untuk seseorang disana yang menyukaiku. Aku tau Tuhan akan mempertemukan ku dengannya suatu saat nanti. Dan aku percaya itu.

Watashi wa anata o aishite.