ANDAIKAN
SAJA WAKTU BISA DI PUTAR
Seharusnya aku tak terlalu berharap
berlebihan terhadap semua ini. Mengapa harus ada sebuah kata perpisahan di
kehidupan di dunia ini ? Mengapa harus ada semua itu ? Aku tak pernah berpikir
sebelumnya jika akan seperti ini jadinya. Apa yang telah terjadi sebenarnya,
aku tak pernah tau. Sampai sekarang saja aku masih tak mengerti apa makna semua
peristiwa yang terjadi dalam hidupku saat ini..
Semua peristiwa ini di mulai saat aku
mulai mengenalmu di bangku SMP dulu. Semua berlalu begitu saja tanpa sebuah
kenangan yang berarti. Hingga suatu saat kita berada di satu kelompok
musikalisasi puisi saat kelas 9A. Menyenangkan sih memang menyenangkan tapi
selama musikalisasi puisi berlangsung aku tak dapat berkonsentrasi dengan baik
selama berada di dekatmu. Jantung terasa berdebar-debar, dan perasaanku pun tak
karuan. Momen itu mungkin menjadi salah satu kenangan yang pernah terjadi dulu.
Momen berikutnya adalah ketika kita bersama dalam satu bus pariwisata. Awalnya
aku ingin memilih bus dua untuk menjadi teman perjalananku nanti akan tetapi
disana ada orang yang tak ku suka. Dan akhirnya aku memutuskan untuk memilih
bus empat. Tanpa sempat ku duga ternyata kamu juga berada di bus empat.
Kebetulan atau memang apa ya ?
Aku duduk di kursi ketiga paling depan
sedangkan kamu duduk di kursi paling belakang. Ku tengak -tengok kamu dari
depan tanpa kamu sadari itu. Aku merasa apa yang terjadi saat itu adalah hal
terindah yang pernah ku alami ? Beberapa kali aku terpergok melihatmu dan aku langsung
mengalihkan perhatian (supaya tidak ketahuan). Acara pariwisata di Bali terasa
menyenangkan dan akan selalu ku kenang. Setelah peristiwa di Bali itu aku
bercerita kepada teman-temanku apa yang kurasakan selama ini dan akhirnya hampir
satu kelas pun tau jika aku suka padanya.
Tak terasa hari perpisahan alias hari
wasanawarsa pun berlangsung. Walaupun aku tak dapat menduduki rangking sepuluh
besar yang biasanya aku dapat setiap ada tes dan tryout (bukannya sombong tapi
memang benar begitu), tapi aku cukup bahagia saat ternyata dia masuk sepuluh
besar dan selanjutnya dia maju ke panggung dan akupun malah menangisi
ketidaksanggupanku dalam mendapat rangking sedangkan dia mendapat rangking.
Setelah hari wasana warsa aku jarang melihatnya karena memang semua siswa sibuk
memilih sekolah yang akan menjadi pendidikan yang selanjutnya di bangku SMA.
Terakhir aku berbicara dengannya
adalah melalui sms saat dia ulang tahun yang ke 15. Aku mengucapkan selamat
ulang tahun kepadanya di tanggal 30 Juli 2012 dan ternyata sms ku di balas
olehnya dengan cukup mengucapkan “Oh iya, makasih ya” . Begitu akhir
pembicaraanku dengannya dan sampai sekarang aku tak pernah berbicara kepadanya
walaupun lewat sms.
Andaikan saja waktu bisa diputar
kembali aku ingin mengembalikan waktu di saat aku bersama dengannya . Dan aku
yakin itu tak akan pernah terjadi karena waktu akan terus berjalan dan akhirnya
aku agak sedikit bisa melupakanmu dan bertemu seseorang disini sekarang.
Aku tak akan melupakan kata-kata ini
“FG-21” yang kubuat untuk ku dan untuknya. Kata-kata yang bermakna bagi ku dan
mungkin baginya pula (mungkin).
Dan sekarang aku yakin bahwa waktu
akan mempertemukan ku dengannya lagi jika memang kami berjodoh. Atau jika
tidak aku yakin Allah akan mengatur
waktu supaya mempertemukanku kepada orang yang tepat.